sport

Belajar Teknik Melakukan Rebound dari Blake Grifin

Belajar rebound  

Sebuah penelitian dilakukan selama 10 tahun membuktikan bahwa tim yang memiliki 80% presentase rebound maka akan memenangkan sebuah pertandingan

  • Pemain harus mengetahui jika lawan melakukan shooting

Defender harus mengetahui bahwa offender melakukan shhoting. Defender yang tidak mengetahuinya maka dipastikan akan terlambat mengambil posisi rebound . oleh karena itu tim defender harus memberikan tanda untuk jika lawan melakukan shooting. Contohnya dengan meneriakan “rebound !!!”.

(lebih…)

Membentuk Manajemen Tim Olahraga Sekolah

Meskipun tim olahraga sekolah adalah tim dengan level yang kecil tidak ada salahnya jika kita harus membentuk sebuah manajemen tim yang terorganisir dengan baik. Biasanya yang terjadi sakarang ini adalah manajemen tim olahraga hanya diurusi oleh pelatih dan manajer, bahkan kadang merangkan Guru Pendamping. Saya tidak berani mengatakan bahwa manajemen tim seperti  ini efktif atau tidak, tapi kita juga harus melihat kondisi yang terjadi. Manajemen tim sekolah tidak hanya mengurusi atlet ataupun seragam tim  tetapi juga mengurusi hal-hal nonteknis yang mendukung prestasi atlet. Membentuk sebuah manajemen tim olahraga sekolah sebenarnya tidak sulit, itu tergantung niat, semangat, kemauan, hati yang tulus dari orang-orang yang terpanggil untuk ikut membantu tim olahraga sekolahnya.  Struktur manajemen tim tidak perlu terlalu banyak orang, cukup beberapa orang asal memiliki job description yang jelas. Hal ini akan memudahkan birokrasi dan juga efesiensi manajemen tim. Nah berikut in saya berikan struktur manajemen tim untuk tim sekolah : (lebih…)

Kurikulum Sekolah Futsal (Baca : Akademi)

Sekolah akademi/futsal yang bertaburan dimana-mana. Hampir setiap daerah memiliki sekolah sepakbola maupun akademi futsal. Dengan banyaknya sekolah futsal maka semakin banyak pula pelatih yang terlibat dalam pengembangan olahraga futsal di Indonesia. Jika kita berbicara tentang sekolah/akademi futsal, maka yang harus diperhatikan adalah kurikulumnya. Kurikulum berbeda dengan program latihan. Program latihan termasuk dalam kurikulum pelatihan. Karena ini adalah sekolah futsal, maka semua sekolah futsal wajib memiliki kurikulum. Di Indonesia sekolah-sekolah futsal mulai menjamur, namun apakah semua sekolah futsal ini memiliki kurikulum pelatihan futsal ? apakah kurikulum yang dimilikinya sudah disesuaikan dengan kurikulum standar FIFA? Tentunya saya tidak bisa menjawab itu, karena saya tidak melakukan survey satu-persatu sekolah futsal yang ada. Buruknya sistem kerja PSSI sebagai induk organisasi sepakbola juga ikut mempengaruhi perkembangan futsal di daerah-daerah. PSSI sampai saat ini kurikulum resmi pengembangan olahraga futsal di Indonesia, akhirnya sekolah-sekolah futsal yang ada hanya melakukan kegiatan rutin latihan-latihan tanpa kurikulum yang jelas.  Nah pada tulisan ini saya tidak akan membahas bagaimana membuat sebuah kurikulum futsal, tetapi saya cukup melampirkan contoh kurikulum futsal yang ada dikembangkan di Amerika. Saya tidak tau, apakah kurikulum futsal ini cocok dikembangkan di Indonesia, tetapi setidaknya apa yang saya lampirkan bisa menjadi referensi untuk para pelatih dalam menyusun kurikulum futsal. Referensi berikut adalah kurikulum untuk sekolah futsal usia 8 – 9 tahun. Selamat belajar.

Download FutsalClubCoachesManual

RICE untuk Penanganan Cidera

Eits.. Jangan salah paham dulu, RICE yang saya maksud kali ini, bukanlah berarti Nasi. RICE yang ini, merupakan singkatan dari Rest, Ice, Compress and Elevate. Metode RICE ini merupakan salah satu penanganan pertama untuk kasus atau kondisi cidera.

Cidera tak selamanya akrab dengan seorang atlet olahraga. Karena selama ini, kata “cidera” biasanya kita dengar berasal dari arena olahraga. Karena semua orang, dengan profesi apapun bisa terkena cidera ini, bahkan seorang Ibu Rumah Tangga pun bisa terkena cidera.

(lebih…)

FIBA Basketball Statistic

Pada kompetisi bola basket KOBATAMA maupun IBL kita sering melihat setelah pertandignan selesai setiap official diberikan sepotong kertas yang isinya adalah statistic pemain pada saat pertandingan berlangsung. Bagaimana statistik basket dibuat? Pada setiap pertandingan basket ada official khusus yang bertugas untuk melakukan pencatatan statistik pemain. Proses pencatatan bisa dilakukan dengan dua cara. Cara yang pertama dapat menggunakan cara manual konvensional dengan menggunakan kertas dan pulpen. Sedangkan cara lainnya adalah dengan menggunakan software. Di Indonesia ada 2 software yang biasanya digunakan untuk melakukan pencatatan statistik. Namun software tersebut saya anggap lebih rumit dan bikin pusing karena banyak tombol yang digunakan. Sedangkan software yang satunya adalah software yang dibuat oleh tim IT FIBA. Software ini cungkup lengkap. Beberapa fasilitas report yang disediakan oleh software ini adalah report dalam bentuk chart, dalam bentuk statistic per pemain dan masih banyak lagi. Bahkan aplikasi ini dapat dikoneksikan langsung dengan internet. Jadi statistic yang dicatat pada software ini akan diupload secara otomatis ke website yang telah disediakan. Cukup canggih kan… (lebih…)