Profil Danny Kosasih

Dilahirkan 57 tahun lalu di Semarang tepatnya pada 20 Februari 1955 dengan nama lahir Kho Po Thay, Coach danny lahir dari keluarga pecinta bola basket, kecintaannya terhadap bola basket merupakan warisan dari sang ayah. Pada setiap pertandingan bola basket, coach  danny kecil selalu diajak oleh ayahnya untuk menyaksikan pertandingan. Dari situlah kecintaannya terhadap bola basket semakin bertumbuh. Dari situ, Coach Danny mulai mengikuti latihan di perumpulan bola basket Kuo You Hui Semarang (Sekarang Perkumpulan Bola Basket Kumala Jaya), dari klub tersebut Coach danny bertumbuh sebagai pemain basket pelajar. Di Usia Remaja, Coach Danny bersekolah di Sekolah Karangturi, sekolah yang sampai saat ini serius membangun pembinaan bola basket untuk siswa-siswanya.

Pada Tahun 1973, Coach Danny terpilih menjadi salah satu pemain untuk mewakili Jawa Tengah dalam Koompetisi Nasional Bola Basket Pelajar di Jakarta dan pada kompetisi tersebut Coach Danny terpilih sebagai pemain terbaik. Prestasi tersebut merupakan kebanggaan terhadap dirinya, namun kebanggaan tersebut hanya berlangsung singkat setelah Coach Danny dinasehati oleh salah seorang pelatih Bola basket senior asal surabaya yang mengatakan bahwa sebaiknya coach danny berhenti menjadi pemain basket, karena postur tubuhnya yang tidak memadai.

Nasehat tersebut seperti menghanguskan harapan Danny Kosasih untuk terus bermain basket. Setelah merenungkan nasehat-nasehat senoirnya itu, Coach Danny berpikir bahwa karirnya di bola basket tidak harus berhenti. Dan Tuhan memberikan jalan yang baik bagi Coach Danny, akhirnya beliau berhenti mejadi pemain dan memulai karirnya menjadi Pelatih. Di tahun yang sama, Coach Danny mulai melatih adik-adik kelas di SMP, SD Karangturi dan ternyata belaiu sangat menikmati apa yang dikerjakannya pada saat itu. Pada tahun 1975, Coach Danny terpilih oleh Komda Perbasi Jawa Tengah untuk mengikuti  Kejurnas Mini Bola Basket di Jakarta dari kejuaraan tersebut, Coach Danny meraih prestasi pertamanya sebagai pelatih dengan membawa tim Jawa Tengah menjadi Juara pada kompetisi itu. Dari hasil kejuaraan tersebut, memotivasi Coach Danny untuk terus mempelajari ilmu kepelatihan bola basket.  Seiring dengan berjalannya waktu, Coach Danny mulai melatih di klub tempatnya dilatih, dengan melatih anak-anak berusia 12 – 15 tahun. Sudah banyak pengorbanan yang dilakukan untuk terus berkarya di Bola Basket. Satu filosofi yang sampai sekarang ini masih dipegangnya adalah “ Bahwa Apapun yang dikerjakan dengan tekun, pasti akan menghasilkan buah dikemudian hari”. Dan ada juga Filosofi Bola Basket yang sangat cocok untuk pebasket usia muda yaitu “ Basket Prestasiku. Belajar Kewajibanku, Berdoa Kekuatanku”.

Tidak terasa sudah 39 Tahun Coach Danny berkarir di Bola Basket. Banyak suka duka yang telah beliau alami selama berkarir di Bola Basket. Dalam waktu yang cukup lama itu, beliu pernah membina beberapa pemain yang berprestasi seperti Saut Lambok Johnson (pernah di Stadium Jakarta), Danny Harahap (Bima Sakti Malang), Gede Agus Wahyudi, Antonius Joko Endratmo (Aspac Jakarta) dan masih banyak lagi pemain-pemain yang tidak bisa dituliskan satu persatu, dan mereka tersebar hampir di seluruh Indonesia. 36 tahun adalah waktu yang tidak pendek tetapi semua mendatangkan sukacita dimasa kini, dan Tuhan telah memberikan Anugrah Prestasi kepada Coach Danny sebagai pelatih.

 

Jejak Coach Danny Kosasih

Tahun 1973

  • mulai melatih di  SDSMP Karangturi Semarang dan Ko You Hui (Sekarang Kumala Jaya) untuk anak-anak usia 12 – 15 tahun

Tahun 1975

  • Membawa Tim Bola Basket Jawa Tengah menjadi Juara pada Kejuaraan Mini Bola Basket di Jakarta

Tahun 1973-1993

  • Melatih di perkumpulan bola basket Ko You Hui (Kumala Jaya Semarang) dimana klub tersebut sempat berlaga di kompetisi KOBATAMA tingkat nasional, perkumpulan inilah yang telah membesarkan coach danny hingga mencapai banyak prestasi dan juga telah mencetak beberapa pemain nasional berprestasi pada jaman itu.

Tahun 1993-1996

  • Melatih di Perkumpulan Bola Basket Glory Semarang
  • Menjadi assiten pelatih untuk Tim Nasional Pelajar Indonesia di Soul dan Tim Nasional Junior Indonesia di Manila (1996)

Tahun 1997-2002

  • Melatih di Klub Kobatama Panasia Indosyntec Bandung dan menjadi Juara pada tahun 1997 & 1998
  • Menjadi Manajer tim Nasional bola basket putra untuk Sea Games XX di Brunei dan meraih medali perunggu pada kejuaraan tersebut ( Tahun 1999)
  • Menjadi Assiten Manajer Bola Basket Putra untuk Sea Games XXI di Kuala Lumpur dan meraiih medali Perak (Tahun 2001)
  • Menjadi Ketua Bidang Kepeltaihan PB Perbasi periode 1998 – 2002

Tahun 2003 s/d 2006

  • Menjadi Arsitek berdirinya Tim Bola Basket LIBAMA STMIK Mikroskill Medan.
  • Juara Divisi I Nasional LIBAMA Tahun 2004
  • Juara Divisi Utama LIBAMA Nasional tahun 2005 & 2006
  • Meraih Medali Perunggu di POM ASEAN di Hanoi 2006

Tahu 2007 – Sekarang

  • Mulai melatih di Tim Bola Basket Fakultas Teknologi Informasi Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga
  • Meraih Runner Up Kejuaraan Nasional Bola Basket Antara Universitas di Universitas Surabaya.
  • Melatih untuk Tim Bola Basket Satya Wacana Angsapura Salatiga (Seasson 2010 – 2011, 2011-2012)
  • Meraih Juara III Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional di Batam (Tahun 2011)
  • Menjadi Leader tim Bola Basket U-16 pada Kejuaran FIBA ……..

Demikianlah sejarah tentang Coach Danny Kosasih dalam karirnya sebagai pelatih bola basket. Semoga apa yang telah dilakukan oleh Coach Danny Kosasih dapat memotivasi, menginspirasi pelatih-pelatih muda untuk terus belajar dan berkarya dan dapat menciptakan pemain-pemain muda berbakat yang mengharumkan Indonesia.

Tulisan ini diambil dari Buku Fundamental Basketball “First Step To Win” yang ditulis oleh Danny Kosasih.

One comment

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s