March 28, 2008
Akhir-akhir ini banyak Perguruan Tinggi yang mengadakan kegiatan Seminar atau workshop IT Enterpreneurship/Technopreneurship. Dengan harapan mahasiswanya bisa menjadi enterpreneur setelah lulus kuliah. memang sich,jadi technopreneur itu tidak semudah kita membalikan telapak tangan, semua itu butuh waktu dan nyali yang tinggi untuk menghadapi semua resiko. Tapi tidak ada salahnya apabila kita mencoba untuk menjadi seorang technopreneur. Hanya dengan ide,mimpi,entah itu inovasi maupun invensi kita bisa jadi jutawan mendadak dan bukan konglomelarat. Saya tidak mengajarkan untuk bisa meniru apa yang dilakukan Bill Gates..karena menurut teman Saya Bill Gates itu menipu. Disini saya ambil contoh teman saya (Sulaiman Tampubolon)yang memang benar-benar adalah seorang Technopreneur. Hanya dengan berbekal sebuah Ide yang dikemas dengan inovasi yang dapat memberikan dampak yang cukup signifikan kepada masyarakat banyak. Dia menjadi jutawan yang memiliki inovasi tinggi.
Ayo tunggu apalagi,Jadilah Technokrat yang berjiwa technopreneurship.
6 Comments |
Bacaan ku |
Permalink
Posted by Johan Pieter
March 27, 2008
PERANCANGAN DAN PEMBUATAN APLIKASI DATA MINING DENGAN KONSEP FUZZY C-COVERING UNTUK MEMBANTU ANALISIS MARKET BASKET PADA SWALAYAN X
RESMANA LIEM1, GREGORIUS S. BUDHI2, ROLLY INTAN2, OSMAND PRAYITNO2
1) Jurusan Teknik Elektro
2) Jurusan Teknik Informatika
Universitas Kristen Petra
Siwalankerto 121-131, Surabaya. Fax: 031-8436418
e-mail: resmana@petra.ac.id; greg@petra.ac.id; rintan@petra.ac.id; m26400011@john.petra.ac.id
ABSTRAK
Sebagai salah satu aplikasi data mining, market basket analysis umumnya dilakukan dengan memakai metode Apriori. Namun, metode ini cenderung mencari tingkat asosiasi item-itemnya dengan hanya menghitung berapa kali item-item tersebut muncul dalam keseluruhan transaksi tanpa memperhatikan jumlah item dalam transaksi. Oleh karena itu, dalam tugas akhir ini, penulis akan mengajukan suatu konsep baru yang didasarkan pada persepsi bahwa semakin banyak item yang dibeli dalam suatu transaksi, maka hubungan antar item dalam transaksi tersebut semakin lemah. Read the rest of this entry »
10 Comments |
Information System |
Permalink
Posted by Johan Pieter
March 26, 2008
KUALITAS PERANGKAT LUNAK:
Definisi, Pengukuran dan Implementasi
(Studi kasus dalam open-source software)
Oleh: Imam Yuadi (91 06 205 401)
Definisi
Berbagai macam definisi kualitas perangkat lunak (software quality)
tergantung dari mana pemakai (user) memandang dan melihat sesuai dengan
kebutuhannya. Menurut Crosby (1979:34) mendefinisikan kualitas atau mutu
sebagai “conformance to requirements”. Selama seseorang dapat berdebat tentang
perbedaan antara kebutuhan, keinginan dan kemauannya, definisi kualitas harus
mempertimbangkan perspektif pemakai tersebut. Kunci utama pertanyaan untuk
sebuah definisi kualitas adalah siapa pemakainya, apa yang penting bagi mereka
dan bagaimana prioritasnya tentang metode apa yang dibangun, dibungkus untuk
mendukung sebuah produk?
Read the rest of this entry »
Leave a Comment » |
Information System |
Permalink
Posted by Johan Pieter
March 26, 2008

Business intelligence dikategorikan sebagai aplikasi dan teknologi untuk mengumpulkan, menyimpan, menganalisis dan menyediakan akses ke data guna membantu penggunanya mengambil keputusan bisnis secara lebih baik. Aplikasi ini mencakup aktivitas sistem pendukung keputusan, query, reporting, online analytical processing (OLAP), statistical analysis, forecasting, dan data mining. Singkat kata, BI dibutuhkan untuk mengubah data mentah menjadi informasi pendukung pengambilan-keputusan perusahaan dan proses bisnis. Tujuan business intelligence adalah mengurangi volume data agar menjadi informasi yang berguna: profile customer, kebiasaan berbelanja, tingkat profitabilitas produk, dan strategi kompetitif. Seringkali ini dilakukan dengan menggunakan analisis tingkat lanjut untuk “menggali” volume data agar mendapat hubungan dan wawasan penting dalam data. Dengan business intelligence data diringkas menjadi laporan untuk berbagi informasi dengan orang di dalam dan di luar organisasi. Read the rest of this entry »
Leave a Comment » |
Information System |
Permalink
Posted by Johan Pieter
March 26, 2008

Skeptisme Profesional (Professional Skepticism) adalah sebuah sikap yang harus dimiliki oleh auditor profesional. Tapi apa sebenarnya skeptisme profesional itu? Di New York, Amrik bahkan ada teater yang menceritakan kisah skeptisme profesional menjadi sebuah drama yang menarik. (kali Anneke yang di Amrik bisa liat tuh).
Dalam Standar Profesional Akuntan Publik (SPAP) tidak secara jelas mendefinisikan apa yang dimaksud dengan Skeptisme Profesional. Standar Pemeriksaan Ketiga, menyatakan
Dalam pelaksanaan audit serta penyusunan laporan hasil pemeriksaan, auditor wajib menggunakan kemahiran profesionalnya secara cermat dan seksama. Read the rest of this entry »
5 Comments |
Information System |
Permalink
Posted by Johan Pieter
March 26, 2008
Seiring dengan makin banyaknya institusi, baik pemerintahan maupun swasta, yang mengandalkan TI untuk mendukung jalannya operasional sehari-hari, maka kesadaran akan perlunya dilakukan review atas pengembangan suatu sistem informasi semakin meningkat.
Risiko-risiko yang mungkin ditimbulkan sebagai akibat dari gagalnya pengembangan suatu sistem informasi, antara lain: Read the rest of this entry »
Leave a Comment » |
Information System |
Permalink
Posted by Johan Pieter