Dimana Passion Saya

Beberapa hari lalu saya ngobrol via facebook dengan teman yang pernah sama-sama di RAMP IPB Bogor. Awalnya yang kami bicarakan adalah blog. Ya, teman saya meminta saya untuk memberikan masukan tentang blog yang baru saja dibuatnya. Namun saya tidak memberikan masukan yang terlalu banyak. Dari sisi teknis, pandangan saya kepadanya adalah blog jangan terlalu rumit, tapi bagaimana cara supaya orang bisa membaca blog yang kita tulis. Sebuah blog tidak mementingkan desain, tapi content/isi yang kita tulis. Nah pembicaraan mulai melebar ke topik-topik yang lainnya mulai dari isi blognya, sampai ke topik bisnis dan manajemen kepemimpinan. Kebetulan saja, teman saya ini sedang belajar ilmu manajemen dan bisnis di negeri China. Harapannya ilmu yang didapatkan disana dapat diterapkan di Indonesia. “kita bikin kebun binatang khusus panda di lamongan ya an”..hehehehehehe
Ngobrol ngalur ngidul ga terarah, yah emang beginilah jika teman sejawat sedang komat kamit..pokoknya apa yang ada di otak langsung di tulis, dan langsung dibahas tanpa pikir topik kita ada dimana. Tanpa sadar kita telah membicarakan banyak hal. salah satu hal yang kita bicarakan adalah PASSION.
Berdasarkan Google Translate PASSION bisa diartikan sebagai GAIRAH. Namun dalam tulisan ini passion yang saya maksud adalah SEMANGAT dan KESENANGAN.
Saya adalah mantan mahasiswa teknik yang sampai saat ini masih bergelut dengan bidang yang tidak jauh-jauh dari hal-hal yang pernah saya pelajari saat kuliah dulu. Sampe saat ini saya masih berhadapan dengan koding-koding program, meskipun koding-koding yang saat ini saya hadapi tidak seberat bahkan nyaris mau muntah yang dulu pernah hadapi pada waktu bekerja di perusahaan konsultan IT. Sudah bertahun-tahun berkutat dengan hal tersebut bahkan saya sudah mulai merasa bosan. Pekerjaan IT sebuah pekerjaan dengan tantangan yang cukup besar, seorang programmer akan menjadi hebat jika dia telah melewati tantangan-tantangan ini. Kita lihat saja bagaimana seorang anak muda Mark Suckerberg mampu menciptakan Facebook yang saat ini digunakan oleh ratusan ribu orang diseluruh penjuru dunia. Bukan maen sugihnya mas Mark itu..bahkan dia tidak menyelesaikan Sarjananya. Mas Mark bisa seperti sekarang ini karena passionnya ada disitu..

Saya mulai berpikir apakah passion saya ada disitu? Apakah ada kepuasaan ketika saya dapat menyelesaikan koding-koding tersebut? Apakah saya puas dengan apa yang saya miliki saat ini (ilmu komputer). Jika tidak disitu, kemanakah passion saya?

Nah untuk menjawab pertanyaan di atas, saya ingin menjelaskan dengan cerita-cerita dibawah ini.

Pada saat kuliah, saya beberapa kali mengikuti kegiatan akademik dan non akademik. Beberapa kegiatan akademik yang pernah saya ikuti adalah Program Technopreneurship Mahasiswa RAMP-IPB Bogor, Program Kreatifitas Mahasiswa, dan Kontes Robot Cerdas Indonesia (KRCI). Selain itu saya juga aktif di kegiatan non-akademik khususnya kegiatan olahraga kampus dan forum diskusi Technopreneurship di Fakultas saya bahkan pernah bekerja sama dengan Majalah Technopreneurship yang diterbitkan oleh Amir Sambodo (waktu itu CEO Krakatau Steel) untuk menjadi distributor majalah tersebut. Nah setelah lulus kuliah saya mulai bekerja untuk salah satu perusahaan Konsultan IT di Salatiga, namun saya tidak bertahan. Saya lebih memilih untuk mengurusi tim basket yang pernah besarkan sambil memberikan ide-ide segar untuk junior-junior saya di fakultas.
Sampai saat ini saya belum menemukan kemana dan dimana passion saya. Sebenarnya ada beberapa ide-ide yang ingin saya kerjakan namun belum bisa dikerjakan sampai sekarang. Mulai dari membuat Event Organiser khusus untuk pelajar, membuat e-commerce untuk UKM souvenir dan ingin punya Studio Multimedia.
Saat ini setiap saya melakukan rutinitas kerja, saya selalu memikirkan apakah ide-ide tersebut bisa terwujud di masa mendatang. Saya selalu mencari jalan keluar supaya bagaimana ide-ide itu bisa dijalankan.

Event Organiser
Mengatur/membuat sebuah event adalah hal yang sering saya lakukan sewaktu kuliah, banyak event yang pernah saya kerjakan mulai dari seminar, workshop, konser musik bahkan pertandingan olahraga.
Hanya saja event-event yang pernah saya kerjakan itu belum memperhitungkan sisi bisnisnya, nah dengan pengalaman itu apakah saya bisa menggunakan pengalaman saya itu untuk membuat event yang bisa menghasilkan profit ?

E-commerce
Berbisnis online bukan kali pertama saya lakukan, saya pernah mencobanya melalui forum Kaskus. Saya membuat sebuah postingan (toko online) yang khusus menjual buku basket. Dan responsnya cukup baik, namun karena belum memiliki kemampuan marketing yang cukup bagus maka penjualan buku online belum terlalu signifikan. Sebulan paling terjual hanya 2 buku..
Dengan pengalaman ini, apakah membuat e-commerce souvenir bisa mendatangkan keuntungan?
Artinya dari hal diatas, keduanya memiliki sangkut baut dengan bisnis. Nah apakah passion saya ada disitu? Atau tetap menjadi pekerja setia sampai tua..hehehehehe

Setiap orang pasti memiliki passionnya masing-masing, lalu dimana passion saya ? yang pasti saya tidak ingin menjadi pekerja terus menerus, bagi saya menjadi pekerja sama saja membatasi diri untuk berkembang lebih jauh. Saya ingin menjadi seorang Technopreneurship dengan ide-ide inovatif yang saya miliki.


Belajar Defense di Bola Basket

Konsep Strong Side Weak Side

Teks diambil dari buku “Fundamental Basketball” yang ditulis Danny Kosasih

Defense adalah hal terpenting dalam bola basket. Kita boleh punya pemain dengan kemampuan menembak dan mencetak point yang bagus, tapi akan sia-sia jika kita tidak memiliki pemain dengan kemampuan defense yang baik pula. Oleh karena itu, mengajarkan  defense kepada pemain adalah point paling penting dalam sebuah tim. Berilah motivasi kepada setiap pemain bahwa Defense adalah hal yang paling menyenangkan karena mendekatkan kita akan kemenangan, dengan defense yang baik maka tidak akan menyenangkan bagi tim lawan karena membuat mereka semakin dekat dengan kekalahan (Coach Danny Kosasih)

Tujuan Utama Defense

  • Membuat lawan kesulitan untuk mencetak point dengan mudah
  • Membuat lawan menjadi tidak nyaman untuk melakukan offense
  • Mengubah tempo permainan tim lawan pada saat menyerang. Continue reading

Profil Danny Kosasih

Dilahirkan 57 tahun lalu di Semarang tepatnya pada 20 Februari 1955 dengan nama lahir Kho Po Thay, Coach danny lahir dari keluarga pecinta bola basket, kecintaannya terhadap bola basket merupakan warisan dari sang ayah. Pada setiap pertandingan bola basket, coach  danny kecil selalu diajak oleh ayahnya untuk menyaksikan pertandingan. Dari situlah kecintaannya terhadap bola basket semakin bertumbuh. Dari situ, Coach Danny mulai mengikuti latihan di perumpulan bola basket Kuo You Hui Semarang (Sekarang Perkumpulan Bola Basket Kumala Jaya), dari klub tersebut Coach danny bertumbuh sebagai pemain basket pelajar. Di Usia Remaja, Coach Danny bersekolah di Sekolah Karangturi, sekolah yang sampai saat ini serius membangun pembinaan bola basket untuk siswa-siswanya.

Pada Tahun 1973, Coach Danny terpilih menjadi salah satu pemain untuk mewakili Jawa Tengah dalam Koompetisi Nasional Bola Basket Pelajar di Jakarta dan pada kompetisi tersebut Coach Danny terpilih sebagai pemain terbaik. Prestasi tersebut merupakan kebanggaan terhadap dirinya, namun kebanggaan tersebut hanya berlangsung singkat setelah Coach Danny dinasehati oleh salah seorang pelatih Bola basket senior asal surabaya yang mengatakan bahwa sebaiknya coach danny berhenti menjadi pemain basket, karena postur tubuhnya yang tidak memadai. Continue reading


Belajar Teknik Melakukan Rebound dari Blake Grifin

Belajar rebound  

Sebuah penelitian dilakukan selama 10 tahun membuktikan bahwa tim yang memiliki 80% presentase rebound maka akan memenangkan sebuah pertandingan

  • Pemain harus mengetahui jika lawan melakukan shooting

Defender harus mengetahui bahwa offender melakukan shhoting. Defender yang tidak mengetahuinya maka dipastikan akan terlambat mengambil posisi rebound . oleh karena itu tim defender harus memberikan tanda untuk jika lawan melakukan shooting. Contohnya dengan meneriakan “rebound !!!”.

Continue reading


Font Jersey Sepakbola

pengen bikin baju sepakbola untuk timm kamu?

bosan dengan font2 standart yang ada di kompie kamu?

pengen buat jersey sepakbola seperti aslinya?

nah, berikut saya sediakan contoh font untuk jersey sepakbola dari beberapa merk terkenal

Santos

Continue reading


Ciri Organisasi/Perusahaan berkinerja buruk menurut Dahlan Iskan

Menarik ketika saya membaca tulisan-tulisan Dahlan Iskan (DI) di web resmi PLN, maupun di JPNN. dari situ saya bisa membayangkan bahwa ini adalah salah satu cara Dahlan Iskan berkomunikasi sekaligus memberikan motivasi kepada karyawan PLN dan BUMN lainnya di seluruh Indonesia. cara ini cukup praktis, ditulis secara sederhana dengan gaya bahasa wartawan tentunya pembaca akan dibuat seolah-olah berada dalam kondisi sebenarnya. topik yang dibahas oleh Dahlan Iskan bermacam-macam ada yang tentang listrik, manajemen kepemimpinan sampai catatan harian beliau pada saat berkunjung ke luar negeri. tulisan-tulisan beliau tentunya tidak sama sekali menggambarkan tentang hal-hal teknis listrik atau kepemimpinan tapi beliau mencoba memotivasi “anak buahnya” untuk bisa bekerja lebih baik. nah dalam postingan kali ini, saya mencoba menyimpulkan beberapa ciri organisasi yang berkinerja buruk berdasarkan tulisan-tulisan yang pernah dipublish oleh Dahlan Iskan.

Ciri Organisasi/Perusahaan berkinerja buruk Continue reading


Liga Super masih di Website PSSI


Membentuk Manajemen Tim Olahraga Sekolah

Meskipun tim olahraga sekolah adalah tim dengan level yang kecil tidak ada salahnya jika kita harus membentuk sebuah manajemen tim yang terorganisir dengan baik. Biasanya yang terjadi sakarang ini adalah manajemen tim olahraga hanya diurusi oleh pelatih dan manajer, bahkan kadang merangkan Guru Pendamping. Saya tidak berani mengatakan bahwa manajemen tim seperti  ini efktif atau tidak, tapi kita juga harus melihat kondisi yang terjadi. Manajemen tim sekolah tidak hanya mengurusi atlet ataupun seragam tim  tetapi juga mengurusi hal-hal nonteknis yang mendukung prestasi atlet. Membentuk sebuah manajemen tim olahraga sekolah sebenarnya tidak sulit, itu tergantung niat, semangat, kemauan, hati yang tulus dari orang-orang yang terpanggil untuk ikut membantu tim olahraga sekolahnya.  Struktur manajemen tim tidak perlu terlalu banyak orang, cukup beberapa orang asal memiliki job description yang jelas. Hal ini akan memudahkan birokrasi dan juga efesiensi manajemen tim. Nah berikut in saya berikan struktur manajemen tim untuk tim sekolah : Continue reading


Kurikulum Sekolah Futsal (Baca : Akademi)

Sekolah akademi/futsal yang bertaburan dimana-mana. Hampir setiap daerah memiliki sekolah sepakbola maupun akademi futsal. Dengan banyaknya sekolah futsal maka semakin banyak pula pelatih yang terlibat dalam pengembangan olahraga futsal di Indonesia. Jika kita berbicara tentang sekolah/akademi futsal, maka yang harus diperhatikan adalah kurikulumnya. Kurikulum berbeda dengan program latihan. Program latihan termasuk dalam kurikulum pelatihan. Karena ini adalah sekolah futsal, maka semua sekolah futsal wajib memiliki kurikulum. Di Indonesia sekolah-sekolah futsal mulai menjamur, namun apakah semua sekolah futsal ini memiliki kurikulum pelatihan futsal ? apakah kurikulum yang dimilikinya sudah disesuaikan dengan kurikulum standar FIFA? Tentunya saya tidak bisa menjawab itu, karena saya tidak melakukan survey satu-persatu sekolah futsal yang ada. Buruknya sistem kerja PSSI sebagai induk organisasi sepakbola juga ikut mempengaruhi perkembangan futsal di daerah-daerah. PSSI sampai saat ini kurikulum resmi pengembangan olahraga futsal di Indonesia, akhirnya sekolah-sekolah futsal yang ada hanya melakukan kegiatan rutin latihan-latihan tanpa kurikulum yang jelas.  Nah pada tulisan ini saya tidak akan membahas bagaimana membuat sebuah kurikulum futsal, tetapi saya cukup melampirkan contoh kurikulum futsal yang ada dikembangkan di Amerika. Saya tidak tau, apakah kurikulum futsal ini cocok dikembangkan di Indonesia, tetapi setidaknya apa yang saya lampirkan bisa menjadi referensi untuk para pelatih dalam menyusun kurikulum futsal. Referensi berikut adalah kurikulum untuk sekolah futsal usia 8 – 9 tahun. Selamat belajar.

Download FutsalClubCoachesManual


Tips dan trik menulis proposal skripsi bagi mahasiswa IT yang masih awam (Part I).

tulisan in adalah penjelasan dari beberapa teman yang menanyakan hal seperti judul diatas. tulisan yang saya posting ini adalah pengalaman yang pernah saya lakukan. meskipun masih banyak kekurangan, saya berharap dapat membantu para adik-adik yang masih berjuang di bangku kuliah.ok..langsung aja ke laptop

Skripsi merupakan salah satu hal yang paling sulit di kerjakan oleh sebagian mahasiswa ketika sudah berada di semester akhir kuliah. Banyak mahasiswa yang pernah “curhat” kepada saya tentang susahnya menulis skripsi. Ada yang bingung bahkan ada yang tidak tau harus memulai dari mana menulis proposal skripsi. Sebenarnya jika kita browsing di google banyak tulisan maupun  blog yang mengulas teknik-teknik menulis skripsi. Mulai dari bagaimana menentukan judul sampai dengan bagaimana menulis kesimpulan dan saran. Dalam tulisan romi satria wahono tentang mudahnya menulis skripsi, telah cukup membantu para mahasiswa yang ingin menulis skripsi. Selain ditulis dengan bahasa yang mudah dipahami oleh mahasiswa, juga disertai ilustrasi yang membuat kita  lebih paham trik memulai sebuah penulisan skripsi. Nah dalam tulisan ini, saya tidak akan mengulang kembali apa yang sudah di tulis oleh om romi, tapi yang akan saya jelaskan adalah bagaimana tips dan trik menulis sebuah proposal skripsi atau proposal penelitian bagi mahasiswa awam. Tips & trik ini adalah yang saya gunakan saat saya menulis beberapa proposal ilmiah saya. Continue reading


Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.